Download Lagu Tembang Religi Cak Nun Ft Kiai Kanjeng Album Jaman Wis Akhir MP3

Sholawat Jowo 3 July 2018

Tembang Religi Cak Nun Ft Kiai Kanjeng Album Jaman Wis Akhir on Download Lagu

Jika muncul iklan, abaikan dan kembali kehalaman ini!

Statistics

52:47 minute
70,608 views
632 likes

Description

Download Tembang Religi Cak Nun Ft Kiai Kanjeng Album Jaman Wis Akhir yang berdurasi 52:47 menit dengan High Quality Audio MP3, di-upload oleh Sholawat Jowo pada tanggal 3 July 2018. Dapatkan lagu secara gratis, mudah, dan cepat hanya di Download Lagu!

Judul: Tembang Religi Cak Nun Ft Kiai Kanjeng Album Jaman Wis Akhir
User: Sholawat Jowo
Nama file audio: tembang-religi-cak-nun-ft-kiai-kanjeng-album-jaman-wis-akhir.mp3
Dipublikasikan tanggal: 3 July 2018
Size: 4.39 MB
Duration: 52:47
Type of file: Audio MP3 (.mp3)
Saluran audio: Stereo, 128kbps - 320kbps
Laju sampel: 44,1 kHz

Tembang Religi Cak Nun ft Kiai Kanjeng album jaman wis akhir
Tembang Religi Cak Nun ft Kiai Kanjeng album jaman wis akhir
Track List
1 Allah Allahu
2 Jaman Wis Akhir
3 Sholli Wa Sallim
4 SIdnan Nabi
5 Suluk Amrun Adhim
6 Suluk Manmitslukum
7 Suluk Pertobatan
8 Suluk Rosamtuka
9 Tembang Kematian
10 Ya Allah Ya 'Adhim

Muhammad Ainun Nadjib atau biasa dikenal Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun (lahir di Jombang, Jawa Timur, 27 Mei 1953 umur 65 tahun) adalah seorang tokoh intelektual berkebangsaan Indonesia yang mengusung napas Islami Menjelang kejatuhan pemerintahan Soeharto, Cak Nun merupakan salah satu tokoh yang diundang ke Istana Merdeka untuk dimintakan nasihatnya yang kemudian kalimatnya diadopsi oleh Soeharto berbunyi "Ora dadi presiden ora patheken" Emha juga dikenal sebagai seniman, budayawan, penyair, dan pemikir yang menularkan gagasannya melalui bukubuku yang ditulisnya

Kehidupan pribadi
Emha merupakan anak keempat dari 15 bersaudara Pendidikan formalnya hanya berakhir di semester 1 Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) Sebelumnya dia pernah ‘diusir’ dari Pondok Modern Darussalam Gontor setelah melakukan ‘demo’ melawan pimpinan pondok karena sistem pondok yang kurang baik, pada pertengahan tahun ketiga studinya Kemudian ia pindah ke Yogyakarta dan tamat SMA Muhammadiyah I Istrinya yang sekarang, Novia Kolopaking, dikenal sebagai seniman film, panggung, serta penyanyi Sabrang Mowo Damar Panuluh adalah salah satu putranya yang kini tergabung dalam grup band Letto
Lima tahun ia hidup menggelandang di Malioboro, Yogyakarta antara 1970–1975, belajar sastra kepada guru yang dikaguminya, Umbu Landu Paranggi, seorang sufi yang hidupnya misterius dan sangat memengaruhi perjalanan Emha Masamasa itu, proses kreatifnya dijalani juga bersama Ebiet G Ade (penyanyi), Eko Tunas (cerpenis penyair), dan EH Kartanegara (penulis)
Selain itu ia juga pernah mengikuti lokakarya teater di Filipina (1980), International Writing Program di Universitas Iowa, Amerika Serikat (1984), Festival Penyair Internasional di Rotterdam, Belanda (1984) dan Festival Horizonte III di Berlin Barat, Jerman (1985) Emha juga pernah terlibat dalam produksi film Rayya, Cahaya di Atas Cahaya (2011), skenario film ditulis bersama Viva Westi

Sumber Wikipedia

caknun kiaikanjeng sholawatjowo

Bagikan halaman ini:

Share to Facebook Share to Twitter Share to WhatsApp Share to Line